Beda Transmisi Otomatis AT dan CVT

Beda Transmisi Otomatis AT dan CVT

812
1
BERBAGI

DGCI Bekasi Raya – Teknologi yang kian berkembang membuat banyak perubahan pada mobil keluaran terbaru, termasuk penggunaan transmisi otomatis yang mempermudah pengemudi dalam berkendara. Patut diketahui, bahwa transmisi otomatis yang juga ternyata ada macamnya, yaitu automatic transmission (AT) dan Continuously Variable Transmission (CVT).

“Kedua jenis ini memliki perbedaan yang mendasar pada sistem kerjanya. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama. Yakni membebaskan pengemudi dari mengendalikan kopling dan perseneling,” papar Technical & Warranty Manager Service Divison PT Honda Prospect Motor Muhamad Zuhdi.Dijelaskan, mobil dengan transmisi otomatis CVT cara kerjanya menggunakan perangkat puli dan sabuk baja sebagai komponen utama pengggerak transmisi. Sistem tersebut dapat melakukan perubahan gigi rasio menyesuaikan dengan putaran mesin. Sistem ini diklaim memiliki perpindahannya gigi sangat halus dan terkadang tidak terasa oleh pengemudi. Selain itu, hentakan saat perpindahan gigi juga sangat kecil.

Kelebihan lain, pengemudi tidak memerlukan RPM tinggi untuk mendapatkan tenaga besar seperti pemakaian normal di dalam kota. Dengan RPM mobil yang jarang tinggi, membuat mobil dengan transmisi CVT lebih irit bahan bakar, dibandingkan dengan mobil AT.

kiri Automatic Transmission (AT) dan kanan Continuously Variable Transmission (CVT)
kiri Automatic Transmission (AT) dan kanan Continuously Variable Transmission (CVT)
Sedangkan, pada mobil dengan AT terdapat 3 komponen utama yang menggerakkan, yakni Torque Converters, Planetary Gear Set dan Hydraulic Control Unit. Torque Converters atau pengubah torsi berfungsi sebagai kopling seperti pada mobil transmisi manual. Antara kedua alat ini, memiliki tujuan yang sama dengan cara kerja yang berbeda.

Planetary Gear Set adalah perpindahan gigi yang dilakukan oleh seperangakat gigi yang menghasilkan gigi rasio. Kalau pada transmisi manual perpindahan gigi dilakukan oleh pengemudi. Hydraulic Control Unit berfungsi untuk mengontrol kopling, jika pada mobil transmisi manual kopling di kontrol oleh pengemudi, sedangkan pada mobil transmisi otomatis AT, dikontrol oleh Hydraulic Control Unit.

Sebagai catatan dan penting untuk diingat, pengantian oli transmisi CVT tidak boleh sembarangan, dan harus mengikuti standar oli rekomendasi dari dealer resmi. Jika penggantian oli tidak sesuai rekomendasi, dijamin CVT Anda pasti akan bermasalah dan bersiap merogoh kocek lebih dalam.

Sumber : metrotvnews.com

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

66 − = 59