DGCI Bekasi Raya Peduli Mangrove

DGCI Bekasi Raya Peduli Mangrove

558
0
BERBAGI

Mangrove merupakan lumbung besar penyimpan karbon. Bagi Indonesia, mangrove merupakan kartu negosiasi penting dalam menghadapi perundingan perubahan iklim di Paris, Desember 2015, demikian arahan dari penulis riset terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Climate Change.

Penelitian baru menyebutkan bahwa mangrove menyimpan 3-5 kali lebih banyak karbon dibandingkan hutan hujan, artinya mangrove Indonesia berada di papan atas daftar densitas karbon – menyimpan 3,14 miliar ton karbon, terutama di dalam tanah.

Sebuah data dari The World Atlas of Mangroves tahun 2010 menyebutkan Indonesia memiliki kawasan hutan mangrove seluas 3 juta hektar atau 20 persen dari total luas kawasan hutan mangrove dunia yang mencapai sekitar 15 juta hektar.

Hutan mangrove bermanfaat besar bagi penduduk Indonesia yang 40-50 persen dari mereka tinggal di daerah dekat pantai, yakni mencegah abrasi dan tsunami, serta peresapan air laut ke daratan. Oleh karena itu, upaya-upaya pelestarian hutan mangrove perlu terus digalakkan karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pantai. Karena itu, rehabilitasi dengan penanaman pohon mangrove menjadi bagian dari program NEWtrees yang dicanangkan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

Mengingat manfaatnya yang begitu besar, perlu peran serta seluruh elemen bangsa untuk bahu-membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove. Salah satunya kegiatan yang digelar oleh Datsun Go Community Indonesia Chapter Bekasi Raya (DGCI Bekasi Raya).

Kepala Chapter DGCI Bekasi Raya Agung Hanzbro mengatakan, program ini menjadi bagian dari kepedulian komunitas pengguna mobil Datsun Go dalam melestarikan alam dan satwa di wilayah pesisir pantai, utamanya di wilayah Muara Gembong Bekasi.

Rencananya, acara Family Gathering yang melibatkan keluarga besar DGCI Bekasi Raya ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 22 November 2015. Di antara kegiatannya adalah bakti sosial menanam mangrove bersama di pantai Muara Gembong.

Beberapa acara yang sudah disiapkan panitia adalah budi daya mangrove, konservasi lutung Jawa, napak tilas pesisir Bekasi dan makan siang bersama. “Kami berharap, acara ini bisa diikuti oleh semua anggota yang ada di Bekasi Raya, agar suasana kebersamaan dalam komunitas ini benar-benar kita rasakan manfaatnya,” paparnya. [Fathur]

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

8 + 1 =